PP PEMBERIAN ASI EKSLUSIF TELAH DISAHKAN!!!

Pemerintah Indonesia terus berupaya  memberikan jaminan pemenuhan hak bayi untuk mendapatkan ASI Ekslusif sejak dilahirkan sampai dengan berusia 6 bulan dengan memperhatikan pertumbuhan dan perkembangannya serta sekaligus memberikan perlindungan kepada ibu dalam memberikan ASI Ekslusif kepada Bayinya. Seperti halnya disebutkan dalam tujuan PP nomor 33 tahun 2012 tentang Pemberian Air Susu Ibu Ekslusif yang disosialisasikan bersama lintas sektor dan lintas program di Kemenkes RI pada tanggal 16 Mei 2012.  Sosialisasi tersebut  dibuka oleh Wakil Menteri Kesehatan RI, Bapak Prof. Dr. Ali Ghufron Mukti, M.Sc., Ph.D., yang didampingi oleh beberapa pejabat esselon 1 dan pejabat terkait di lingkungan Kementerian Kesehatan.

Dalam acara tersebut ditegaskan bahwa “setiap ibu yang melahirkan harus memberikan ASI Ekslusif kepada bayi yang dilahirkan kecuali dalam hal terdapat indikasi medis, ibu tidak ada dan ibu terpisah dari bayinya atau dengan kata lain bisa dikatakan keharusan bagi ibu yang melahirkan untuk menolak pemberian susu formula bayi dan produk bayi lainnya”. Selain itu bagi tenaga kesehatan dan penyelenggara fasilitas pelayanan kesehatan berkewajiban memberikan informasi dan edukasi ASI Ekslusif kepada Ibu dan atau anggota keluarga bayi yang bersangkutan sejak pemeriksaan kehamilan sampai dengan periode pemberian ASI ekslusif selesai.

Secara garis besar Peraturan Pemerintah nomor 33 tahun 2012 Tentang Pemberian ASI Ekslusif mengatur tentang Ketentuan Umum, Tanggung Jawab, Air Susu Ibu Ekslusif, Penggunaan Susu Formula Bayi dan  Produk Lainnya, Tempat Kerja dan Tempat Sarana Umum, Dukungan Masyarakat, Pendanaan, Pembinaan dan Pengawasan, Ketentuan Peralihan dan Penutup.

Dalam pemberian ASI Eksklusif itu, bayi hanya mengonsumsi ASI, tanpa menambah dan/atau mengganti dengan makanan atau minuman lain. Selain itu, lanjut Murti, kebijakan ini juga melindungi ibu dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayinya, kata Murti.

Di dalam peraturan tersebut berisi tentang Program Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI Eksklusif; Pengaturan penggunaan susu formula dan produk bayi lainnya; Sarana menyusui di tempat kerja dan sarana umum lainnya; Dukungan Masyarakat; tanggung jawab Pemerintah, Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota dalam; serta pendanaannya.

Seperti halnya yang tercantum dalam BAB V Pasal 30, disebutkan bahwa pengurus tempat kerja dan penyelenggara tempat sarana umum harus menyediakan fasilitas khusus. Dia mengatakan, sarana itu diberikan untuk ibu menyusui anaknya dan/atau memerah ASI, sesuai dengan kondisi kemampuan perusahaan.

Yang terpenting dalam Peraturan Pemerintah ini adalah komitmen dari semua pihak baik dari produsen, ibu hamil dan keluarga sebagai target dan penyelenggara pelayanan kesehatan untuk bisa memprioritaskan penggunaan ASI Ekslusif bagi anak usia 0 – 6 bulan. Selain itu di era sekarang ini banyak perempuan yang melahirkan tetapi harus tetap bekerja,  untuk itu dalam rangka menjamin  pemberian ASI ekslusif maka  di tempat kerjapun harus disediakan ruang ASI yang dapat digunakan untuk menyusui bayi, memerah ASI, menyimpan ASI perah, konseling menyusui/ASI.

Dengan telah diundangkannya Peraturan Pemerintah ini, Ditjen Bina Gizi dan KIA pun telah menyiapkan beberapa rancangan Permenkes sebagai amanat dari Peraturan Pemerintah tersebut  dengan harapan agar pelaksanaan penyelenggaraan pemberian ASI ekslusif bisa lebih operasional. Rancangan Permenkes yang sedang disusun adalah: Tata Cara Penyediaan Fasilitas Khusus Menyusui; Penggunaan Susu Formula Bayi dan Produk Bayi lainnya atas Indikasi Medis; dan Pemberian ASI Ekslusif dari Donor ASI serta Tata Cara Pemberian Sanksi Administratif.

Semoga dengan adanya Peratuan Pemerintah ini hak Bayi dalam mendapatkan ASI Ekslusif bisa terpenuhi sehingga bisa tumbuh bayi-bayi yang sehat dan cerdas yang siap menjadi warga negara Indonesia yang kuat, sehat dan cerdas.

Download

PP No. 33 Tahun 2012 Tentang ASI

Sumber : http://www.gizikia.depkes.go.id

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s