BEBERAPA TERAPI UNTUK PASIEN HEMOROID

HEMOROIDEKTOMI DENGAN STAPLER

Merupakan prosedur yang lebih rumit, dikerjakan dalam anestesi umum maupun regional. Benjolan didorong ke posisi normal di dalam lubang anus. Sebuah jahitan ditempatkan di sekitar lubang anus, dan digunakan untuk menarik jaringan hemoroid ke dalam stapler. Alat stapler ditembakkan dan jaringan hemoroid dibuang,sementara jaringan yang masih tersisa dilekatkan bersama. Hal tersebut menghambat aliran darah ke dalam hemoroid, dan kulit di lubang anus ditarik ke dalam lubang. Metode ini tidak terlalu nyeri karena tidak ada luka operasi yang terbukapada kulit yang sensitif, dan memiliki waktu penyembuhan yang lebih pendek jika dibandingkan dengan metode konvensional. Sebagian besar pasien, mulai merasa nyaman setelah 1 – 2 minggu pasca operasi, waktu ini jauh lebih pendek jika dibandingkan metode konvensional yang mencapai 4 – 6 minggu.

DEARTERIALISASI HEMOROID TRANS-ANAL (THD)

Dengan metode ini, sebuah alat khusus dimasukkan ke dalam lubang anus ke dalam pembuluh darah yang mensuplai hemoroid, yang diketahui dengan USG Doppler, dan dilakukanpenjahitan. Hal tersebut mengakibatkan terhambatnya aliran darah ke dalam hemoroid. Metode ini sesuai dilakukan jikan hemoroid tidak terlalu besar dan tidak menonjol keluar lubang anus dan disertai perdarahan. Metode ini tidak memerlukan pemotongan jaringan apapun, sehingga nyeri minimal dan pasien dapat kembali beraktifitas pada hari selanjutnya.

LIGASI GELANG ELASTIK (RUBBER-BAND LIGATION)

Ligasi benjolan hemoroid tidak memerlukan rawat inap, dan dapat dikerjakan di klinik tanpa pembiusan (anestesi). Dalam prosedur ini, sebuah gelang elastik kecil diaplikasikan padadasar hemoroid, sehingga aliran darah ke dalam hemoroid berhenti. Hemoroid mengecil dan mati dalam 3 – 5 hari. Hemoroid yang mengecil biasanya lepas bersama dengan proses mengejan atau pengeluaran tinja. Pada umumnya pasien tidak menyadari lepasnya benjolan hemoroid tersebut. Meskipun didapatkan perdarahan ringan pada saat defekasi selama minggu pertama, namun hal tersebut tidak persisten atau masif, karena jaringan parut yang terbentuk mencegah terjadinya perdarahan dan prolaps. Karena prosedur ini hanyadapat mengikat sebagian kecil hemoroid dalam satu waktu, sehinggadalam kasus benjolan hemoroid yang besar diperlukan 2 – 3 kali pengulangan ligasi dengan jarak 6 minggu, untuk mencapai efek yang diharapkan. Sebagian besar pasien dapat kembali beraktifitas sehari setelah prosedur tersebut dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s